Kebajikan

suatu ketika ada seorang sahabat nabi yang bertanya kepada nabi , apakah kebajikan itu ?

nabi termenung, lalu menjawab “kebajikan adalah sesuatu yang menenangkan hatiimu dan keburukan adalah yang kamu ragu, bimbang dan hati mu tidak tenang menghadapi nya. walaupun sudah ada yang berkata kepada mu atau memberi fatwa tentang kebolehan nya”.

Jawaban nabi tersebut berdasar pada pandangan agama bahwa manusia di ciptakan Allah dalam keadaan baik dalam keadaan fitri itu sebabnya kata orang anda sebenarnya melakukan suatu keburukan dengan sedikit terpaksa pada mulanya dan pada akhir nya jika sudah terbiasa maka keburukan akan mudah di lakukan.

itu juga sebab nya apabila seorang melakukan keburukan maka pada mulanya ia melakukan dengan sembunyi – sembunyi tetapi apabila telah terbiasa maka ia tidak akan malu lagi

ini berbeda dengan kebaikan anda tidak memaksakan diri untuk melakukan nya bahkan tidak perlu sembunyi – sembunyi untuk melakukan nya. Tapi manusia bergaul dengan manusia di pengaruhi oleh lingkungan, bacaan dan teman sehingga menjadi kaburlah tentang arti kebajikan itu bahkan bisa jadi kebajikan dianggap keburukan dan keburukan dianggap kebajikan.

Kebajikan dapat di bagi menjadi 3 hal pokok yaitu :

  • Yang pertama berkaitan dengan hati dan berkaitan dengan aqidah. Contoh nya keimanan kepada Allah Swt & keimanan kepada Rasul itu adalah bagian dari kebajikan yang ada di dalam hati termasuk juga di dalam nya niat yang tulus, sangka baik terhadap sesama.
  • Yang kedua adalah kebajikan merupakan amal perbuatan baik amal sosial, yaitu berupa bantuan sedekah maupun amal ritual yang seperti sholat, zakat, dan haji
  • Yang ketiga adalah kebajikan merupakan suatu akhlak moral yang menghiasai pribadi seseorang salah satu nya adalah janji  kepada Allah Swt maupun kepada sesama manusia dan lingkungan, begitu juga adap terhadap orang tua. Itu adalah bagian dari akhlak dan itu juga adalah bagian dari kebajikan.

Banyak sekali kebajikan – kebajikan yang bisa kita lakukan. Tetapi berakhlak yang bik adalah hal yang terpenting dari apa yang dinamai kebajikan tanpa itu kebajikan yang kita lakukan maasih tetap kurang.

amalan kebajikan yang dilakukan hendaklah berniat ikhlas, yaitu tujuan dan niatnya hanya kepada Allah. Sekiranya mempunyai niat yang serong, maka amalan yang dilakukan hanya mendapat penat dan letih sahaja. Justru, niat yang ikhlas untuk mendapat keridhoan Allah mestilah dipupuk agar amalan tersebut termasuk dalam kategori amalan yang soleh.

About these ads
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: