Monthly Archives: Oktober 2009

Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan

kepadatan rumah penduduk

Peningkatan jumlah penduduk/kelebihan penduduk karena kemampuan khususnya ilmu kedokteran, sehingga kesehatan penduduk lebih terjamin dan tingkat kematian bayi rendah. Akibatnya langsung ke masyarakat dengan banyaknya pengangguran dan secara tidak langsung mengakibatkan timbulnya banyak kriminalitas. Kelebihan penduduk yang;
Absolut: bila suatu daerah dalam waktu tertentu tidak dapatØ memberikan kebutuhan hidup bagi manusia yang berdomisili di wilayah tersebut.
Relatif: bila suatu daerah dalam waktu tertentu kebutuhan hidup yangØ ada sudah tidak sesuai lagi dengan kemajuan ekonomi dan perkembangan sosial.

Kekurangan penduduk berusia muda, sebagai generasi penerus (dialami negara-negara Eropa barat), biasanya di sebabkan oleh lebih mengutamakan pekerjaan/karir dan mampu menyeimbangkan jumlah penduduk.

Selain itu juga ada juga beberapa faktor yang menyebabkan kepadatan penduduk khusus nya pada ibu kota dan tempat – tempat tertentu, salah satunya yaitu :

Urbanisasi (migrasi dari desa ke kota) walaupun urutannya sangat kecil, namun dapat mempengaruhi pola distribusi penduduk secara keseluruhan.Para urbanit kebanyakan terdiri dari golongan umur muda yang sangat produktif serta banyak inisiatifnya.Sebagian akibat dari penduduk yang rata-rata masih muda tersebut memungkinkan pertumbuhan penduduk yang pesat di kota, dan bagi pembangunan desanya sedikit banyak akan mempengaruhi kelancaran.

Pendidikan dan kesehatan di negara-negara berkembang

Kurangnya pendidikan bagi anak usia sekolah sebab kemiskinan, terikat dalam kerja rumah tanngga, kekurangan bangunan sekolah dan pengajar, dan tidak memiliki sekolah dasar. Kesehatan, banyak penyakit yang di derita masyarakatnya seperti; kebutaan dan animea, tuberkulosis, cacingan, polioyelitis, lepra, dan kekurangan gizi misalnya; kekurangan vitamin A, kurang protein hewani.

Masalah Penduduk

Studi internasional tentang batas-batas akhir pertumbuhan dunia (The Limit to Growth) yang mempelajari tentang 5 unsur dominan:
1) Penduduk makin bertambah
2) Pesatnya industrialisasi
3) Produk pertanian
4) Makin habis sumber-sumber alam yang tak tergantikan
5) Makin rusak alam lingkungan

Langkah-langkah yang diambil untuk mengatasi penduduk dunia:

  1. Menyeimbangkan jumlah penduduk
  2. Konsumsi sumber alam dan pembangkitan polusi harus dikurangi
  3. Penyelenggaraan pendidikan dan pengadaan fasilitas kesehatan
  4. Peningkatan produksi bahan pangan
  5. Penyuburan dan perlindungan tanah untuk mencegah erosi

Rapat penduduk adalah perbandiangan antara jumlah orang dengan tanah yang didiami (diolah) dalam satuan luas. Satuan luas untuk daerah rurai (desa) adalah hektare/kilometer persegi, sedangkan untuk daerah urban (kota) satuannya adalah meter persegi. Kegunaan untuk mengetahui rapat penduduk; untuk mengetahui ada tidaknya gejala overpopulation, untuk mengetahui pusat-pusat aglomenrasi (pengelompokan) penduduk, untuk mengetahui penyebaran dan pusat-pusat kegiatan ekonomi maupun pusat budaya. Terjadinya kelebihan dan kekurangan penduduk pada beberapa wilayah dipengaruhi oleh lokasi, iklim, sumber alam dan transportasi.

Kebijakan Penduduk

Untuk dapat tercapainya kesejahteraan penduduk dalam arti yang luas, terutama keseumbangan antara jumlah penduduk dengan hasil pembangunan.
Usaha-usaha mengimbangi jumlah penduduk;
1. perbaikan kualitas dan kuantitas hasil bumi
2. pemeliharaan sumber-sumber biotik dengan mencegah penyakit tanaman dan hewan
3. memelihara kelangsungan fungsi sumber-sumber alam
4. penambahan hasil pertanian dengan mengubah tanah improduktif menjadi produktif

Usaha-usaha yang dilakukan kebijaksanaan kependudukan adalah ekstensifikasi pertanian dan intensifikasi pertanian. Intensifikasi dilakukan pada daerah tidak memungkinkan terjangkaunya perluasan pertanian.

Pendidikan kependudukan untuk mengubah cara berpikir dari tradisional statis menuju cara berpikir yang rasional dinamis.

melakukan transmigrasi, yaitu adalah perpindahan penduduk dari daerah padat ke daerah yang tidak padat penduduknya. Transmigrasi ada 4, yaitu; transmigrasi umum, transmigrasi sektoral, transmigrasi spontan dan transmigrasi bedol desa. Penyebaran industrialisasi: pembangunan industri yang menyebar keseluruh wilayah Indonesia sehingga mendorong pembangunan masing-masing daerah. Keluarga berencana untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutam ibu dan anak dan mengurangi laju pertambahan penduduk sehingga seimbang antara jumlah penduduk dengan produksi nasional. Usaha keluarga berencana, meliputi; menjarangkan kelahiran, pengobatan kemandulan dan nasihat pernikahan.

NAMA : ACHMAD SAUGI

NPM : 51409810

KELAS : 1IA05

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

RESUME ISD

Pada pertemuan tanggal 14 September 2009, dilaksanakan pertemuan pertama kali untuk pelajaran Ilmu Sosial Dasar (ISD) di kampus D ruang 340 Universitas Gunadarma. dengan pembicara nya :

  • Widyo Nugroho
  • Moch. Wisuda
  • Erik Saut H. Hutahaean
  • Irfan
  • Emil
  • Misa

Hal – hal yang mengenai Ilmu Sosial Dasar:

1. Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar sebagai Soft Skill

Mata kuliah ini diberikan setiap semester disetiap mata kuliah yang ada pada kurikulum diprodi masing-masing mahasiswa (KRS), ditandai dengan tanda pagar (#). Soft skill bukan berupa mata kuliah utama, dan tidak memiliki praktikum serta mata kuliah ini pula tidak ada Ujian Tengah Semesternya (UTS) dan Ujian Akir Semesternya (UAS), tetapi walaupun bukan mata kuliah utama dan tidak memiliki UTS dan UAS, matakuliah ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa agar mereka mendapatkan ilmu Soft Skill.

2.  Cara penilaian dalam mata kuliah ISD sebagai soft skill tergantung portfolio

Penilaian mata kuliah ini terganung bagaimana kreatifitas dan inofasi pada blog yang diupload oleh mahasiswa pada masing-masing studentsite (tulisan), serta tugas yang diberikan oleh dosen yang juga dishare pada blog dan diupload pada studentsite pula (tugas). Tugas, dan tulisan ini akan masuk pada portpolio masing-masing mahasiswa, dan penilaan mata kuliah ini sangat tergantung pada terupdatenya portpolio tadi.

3. Pertemuan dan tatap muka dengan Pengampuh hanya 1 bulan sekali.

Dalam proses pembelajaranya mata kuliah ini tetap didamping oleh pendamping (pengampuh). Untuk mahasiswa tingkat satu Fakultas Teknologi Industri jurusan Teknik Informatika, Pengampuh terdiri dari tim dosen yang beranggotakan 6 dosen, tatap muka dan interaksi mahasiswa ke pendamping (pengampuh) hanya satu kali pertemuan dalam satu bulan, dimana pertemuan tersebut ditentukan harinya oleh tim dosen.

4. Aktifitas wajib mahasiswa untuk mata kuliah ISD:

-  Buat Blog minimal 2 dan senantiasa diupdate isinya,

-  Sering membuka studentsite masing-masing,

-  Searching internet melalui beberapa search-engine seperti Google, wikipedia, Ugpedia, Wartawarga, dll. Untuk mencari hal – hal yang nantinya mendukung isi tulisan & inspirasi blog bagi mahasiswa.

Latar Belakang dan Pengertian ISD

Latar Belakang diberikannya ISD adalah banyaknya kritik yang ditunjukan pada sistem pendidikan kita oleh sejumlah para cendiktiawan, terutama pendidikan kita berbau colonial, dan masih merupakan warisan sistem pendidikan Pemerintahan Belanda. Ternyata sekarang masih dirasakan banyaknya tenaga ahli yang berpengetahuan keahlian khusus dan mendalam, sehingga wawasannya sempit, padahal sumbangan pemikiran dan adanya komunikasi ilmiah aantara disiplin ilmu diperlukan dalam memecahkan berbagai masalah sosial masyarakat yang demikian kompleks.

Pendidikan tinggi mengharapkan menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat pengetahuan seperti

-  Kemampuan akademis adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan amupun tulisan, menguasai peralatan analisis, maupun berfikir logis, kritis,sistematis dan dapat merumuskan masalah yang dihadapi.

Kemampuan profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Dengan kemampuan ini, para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam profesinya

-  Kemampuan personal adalah kemampuan kepribadian. Dengan kemampuan ini para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukan sikap, dan tingkah laku, dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia.

Agar dapat sukses seeorang manusia harus memiliki 4 inteligent yaitu :

SQ(spiritual Quotient), IQ(Inteligent Quotient), EQ(Emotional Quotient) dan AQ(Adversity Quotient)

1. SQ (Spiritual Quotient) berkaitan dengan dengan kecerdasan spiritual kita yang mempengaruhi tindakan seseorang untuk melakukan suatu tindakan ditinjau dari baik atau buruknya tindakan tersebut.

2. IQ(Inteligent Quotient) berkaitan dengan kecerdasan intelektual seseorang biasanya orang yang memiliki IQ>100 maka ia memiliki kecerdasan yang cukup memadai di bidang akademik. IQ juga bisa termasuk kreativitas, kepribadian, perilaku, pengetahuan, atau  kebijaksanaan

3. EQ(Emotional Quotient) berkaitan dengan kecerdasan seseorang mengendalikan emosi nya biasanya orang yang EQ nya dibawah rata-rata orang tersebut bertemperamen sangat keras ia sulit untuk mengendalikan emosi nya berbeda dengan orang yang memiliki EQ yang tinggi maka akan tercermin dari perilakunya yang lemah lembut, sopan santun, murah senyum.

4. AQ (Adversity Quotient) berkaitan dengan daya banting seseorang maksudnya adalah suatu keadaan dimana seorang tersebut sedang menghadapi masalah yang besar jika AQ nya tinggi maka ia akan menyelesaikan permasalahan tersebut secara sistematik dan sabar, tetapi jika AQ orang rendah maka ia akan stress atau mungkin tidak kuat jika menghadapi masalah / musibah yang datang.

NAMA : ACHMAD SAUGI

NPM : 51409810

KELAS : 1IA05

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.